Tradisi Nonoe Colok (Studi Living Qur’an di Desa Angon-Angon Arjasa Sumenep)
Keywords:
Tradisi, Nonoe Colok, Living Qur’anAbstract
Penelitian ini dilatar belakangi oleh suatu tradisi yang sangat menarik karena adanya perpaduan tradisi nilai nilai lokal dan nilai nilai agama. Sehingga adanya dua penggabungan dari wahyu dengan tradisi tidak bertolak belakang dengan apa yang ada dalam nilai nilai agama islam. Tempat yang dijadikan objek sasaranpun sangatlah relevan karena sejak dulu sampai saat ini masyarakat tetap menyelenggarakan tradisi ini untuk mendapat keberkahan dari malam Lailatul Qadar.Pokok permasalahan yang diteliti adalah tentang bagaimana praktik kegiatan tradisi nonoe colok serta pemaknaan masyarakat terhadap tradisi nonoe colok di Desa Angon Angon Kecamatan Arjasa Kabupaten Sumenep. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui praktik nonoe colok dan pemaknaannya di Desa Angon angon Kecamatan Arjasa Kabupaten Sumenep. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori sosiologi Karl Mannheim dengan metode penelitian lapangan dengan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini mengandung tiga makna, diantaranya makna objektif, makna ekspresif dan makna dokumenter. Dari makna objektif pemaknaannya adalah bentuk penyambutan malam lailatul qadar. Itulah yang menjadi hal utama adanya tradisi ini.. Dari makna ekspresif mengandung makna bisa mempererat hubungan silaturrahmi antar masyarakat.. Sedang dari makna dokementer pemaknaannya adalah dapat memperkuat ukhuwah islamiyah dengan saling bertemunya antar masyarakat.
References
Nabawiyah Habsatun, 2018. “Tradisi Arebbe Masyarakat Situbondo” dalam Al-Bayan Jurnal Ilmu al-Qur’an dan Hadist.
Nurfajrina Azkiya, Dalil Tentang Malam Lailatul Qadar, dalam detikhikmah.com, diakses pada 20 April 2023.
SariRika Purnama, 2015.“Tradisi Lampu Colok Di Desa Lubuk Muda” : Skripsi Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Riau.
Sholokin Muhammad, 2010. Ritual dan Tradisi Islam Jawa Yogyakarta : Narasi.
Suprayogo Imam, 2001. Metodologi Penelitian Sosial-Agama, Bandung: PT . Remaja Rosdakarya.
Syamsuddin Sahiron, 2007. Metodologi Penelitian Living Qur’an dan Hadis, M. Alfatih Suryadilaga dkk Yogyakarta: Teras.
Wawancara dengan Bapak Hasinuddin, selaku sesepuh di Desa Angon Angon.
Wawancara dengan Bapak Mahrawi (tokoh masyarakat Desa Angon angon), di Desa Angon angon pada tanggal 21 Mei 2023.
Wawancara dengan Ibu Misriya.
Wawancara dengan Ibu Sumiyati, selaku Pemdes di Desa Angon Angon.
Yohanes Riko, 2017. Integrasi Tradisi Dan Agama Dalam Kearifan Lokal Nattak Teba, Skripsi Fakultas Ushuluddin Dan Studi Agama UIN Raden Intan Lampung.
Zomka Piter, 2007. Sosiologi Perubahan Sosial, Jakarta: Prenada Media Grup.
Zulaikha Siti, 2020 .“Praktik Pembacaan Surah Yasin Pada Masyarakat Desa Candimulyo Madiun Jawa Timur”, Skripsi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

