PERBANDINGAN METODOLOGI KRITIK HADIS KLASIK DAN MODERN: STUDI KOMPARATIF DENGAN PENDEKATAN LINGUISTIK DAN HISTORIS
Keywords:
Kritik Hadis, Hadis Klasik, Hadis Modern, Linguistik, Historis, MetodologiAbstract
Penelitian ini menyajikan perbandingan komprehensif antara metodologi kritik hadis klasik dan modern, dengan fokus pada pendekatan linguistik dan historis dalam kritik modern. Mengingat pentingnya hadis sebagai sumber hukum kedua Islam, verifikasi keasliannya telah mendorong evolusi metode kritik dari masa ke masa. Metodologi klasik mengedepankan evaluasi sanad dan integritas perawi melalui sistem jarh wa ta'dil, sementara peran matan dianggap sekunder. Sebaliknya, metodologi modern, yang muncul untuk mengatasi keterbatasan klasik, secara signifikan menekankan analisis matan menggunakan pendekatan linguistik (menganalisis gaya bahasa, kosakata, dan struktur narasi) dan historis (mengontekstualisasikan, memverifikasi peristiwa, dan menerapkan teori common link). Analisis komparatif ini mengungkapkan persamaan mendasar dalam tujuan keautentikan, namun menyoroti perbedaan signifikan dalam paradigma, fokus utama, dan alat analisis. Kami menyimpulkan bahwa meskipun kritik klasik unggul dalam melacak transmisi, ia rentan terhadap pemalsuan matan yang cerdik, sementara pendekatan modern menawarkan analisis matan yang lebih mendalam meskipun memerlukan penerapan yang cermat. Integrasi kedua metodologi ini diusulkan untuk membentuk kerangka kritik hadis yang lebih holistik dan tangguh, siap menghadapi tantangan keautentikan hadis di era kontemporer.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Ar-Risalah: Journal Ilmu Hadis

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
