Dekonstruksi Syariah Dalam Pembaharuan Hukum Islam: Kajian Terhadap Pemikiran Abdullah Ahmed Al-Naim

Authors

  • M Hasan Ubaidillah UIN Sunan Ampel Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.35132/albayan.v2i1.541

Keywords:

Abdullah Ahmed Al-Naim, dekonstruksi syariah, pembaharuan Islam

Abstract

Syariah merupakan derivasi dari agama Islam yang lahir dari penafsiran terhadap teks yang terdapat dalam Al-qur’an dan as-sunnah. Sebagai sebuah produk dalam penafsiran, penetapan syariah dipengaruhi oleh corak sosiologis dan kondisi politik kapan dan dimana syariah tersebut ditetapkan. Oleh karenanya, menerapkan syariah yang dibangun pada abad ke-7 ke abad 21 merupakan sebuah kesalahan yang fatal. Upaya pembaharuan yang dilakukan terhadap syariah acapkali dinilai sebagai bentuk sekularisasi yang berusaha mengaburkan nilai-nilai dan moral yang terkandung dalam agama. Penelitian ini berusaha menempatkan dekonstruksi syariah yang digagas oleh Abdullah Ahmed Al-Naim sebagai sebuah gagasan baru dalam pembaharuan hukum Islam yang diharapkan mampu menjawab permasalahan yang muncul, terkait dengan penerapan hukum publik Islam. Penelitian ini bertumpu pada pembahasan mengenai : dekonstruksi syariah, konteks sosial dan metodologi yang digunakan Abdullah Ahmed Al Naim, dan dekonstruksi syariah dalam menjawab permasalahan di bidang hukum publik Islam.

References

Abdullah Ahmed Al-Naim, “ Mahmud Mohammad Taha and Crisis in Islamic Law Reform: Implication for Interreligious Relations”, Journal of Ecumential Studies, Vo.25/No.1/1988.
Ahmad Taufiq, “Pemikiran Abdullah Ahmed Al Naim tentang Dekonstruksi Syariah sebagai Sebuah Solusi”, International Journal Ihya’ Ulumuddin, Vo.20/No.2/2018.
Al Qattan, Manna’ Khalil, At-Tasyri’ Wa Al-Fiqh Al- Islam, Makkah: Maktabah Wahbah, 1976.
Azyumardi Azra, Pergolakan Politik Islam dari Fundamentalisme, Modernisme hingga Post-Modernisme, Jakarta: Paramadina, 1990.
Hasani Ahmad Said, “Dekonstruksi Syariah: Menggagas Hukum Waris Prespektif Gender”, Al-Adalah, Vol.XI/No.1/2013.
John Hendrik Meuleman, Tradisi, Kemoderman, dan Metamodernisme : Memperbincangkan Pemikiran Mohammed Arkhoun, Yogyakarta: LKiS, 1990.
Mahmoud Mohammed Taha, The Second Message of Islam, New York: Syracuse University Press, 1987.
Muhammad Hashim Kamali, Principle of Islamic Jurisprudance, Cambridge: The Islamic Society, 1991.
Muhammad Tahir Azhary, Negara Hukum: Suatu Study tentang Prinsip-Prinsipnya Dilihat dari Segi Hukum Islam, Implementasinya pada Negara Madinah dan Negara Masa Kini, Jakarta: Bulan Bintang, 1992.
Munawir Syadzali, Islam dan Tata Negara: Aliran, Sejarah, dan Pemikiran, Jakarta: Universitas Indonesia Press, 1993.

Downloads

Published

2023-08-19

How to Cite

Ubaidillah, M. H. (2023). Dekonstruksi Syariah Dalam Pembaharuan Hukum Islam: Kajian Terhadap Pemikiran Abdullah Ahmed Al-Naim. Al-Bayan: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Hadist, 2(1), 97–109. https://doi.org/10.35132/albayan.v2i1.541

Issue

Section

Articles