Internalisasi Nilai-Nilai Silaturahmi Antar Pesantren Melalui Tradisi Khotmil Qur’an Bagi Santri Iksaga Di Desa Gayam Kecamatan Botolinggo Kabupaten Bondowoso

Authors

  • Achmad Suhaili Sekolah Tinggi Ilmu Al-Quran Wali Songo Situbondo
  • Rafidatus Sholeha Sekolah Tinggi Ilmu Al-Quran Wali Songo Situbondo

Keywords:

Internalisasi Nilai, Silaturahmi, Khotmil Qur'an, IKSAGA

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses internalisasi nilai-nilai silaturahmi antar pesantren melalui tradisi khotmil Qur'an bagi santri Ikatan Santri Gayam (IKSAGA) di Desa Gayam. Kegiatan khotmil Qur'an yang diadakan oleh IKSAGA tidak hanya menjadi media ibadah, tetapi juga sarana penting untuk memperkuat hubungan sosial dan solidaritas antar santri dari berbagai pesantren. Dalam teori ini menggunakan pemikiran Karl Mannheim, yang memfokuskan pada hubungan antara ideologi dan generasi. Teori ini membantu memahami bagaimana tradisi khotmil Qur'an dapat berfungsi sebagai metode sosialisasi yang menanamkan nilai-nilai silaturahmi dan solidaritas dalam diri santri. Tradisi ini memungkinkan terjadinya interaksi dan kolaborasi antar santri dari berbagai latar belakang pesantren, sehingga mengurangi fanatisme dan memperkuat identitas bersama sebagai umat Islam yang bersatu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi khotmil Qur'an IKSAGA efektif dalam membangun dan memperkuat jaringan sosial antar santri dan pesantren. Kegiatan ini juga berperan penting dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan dan sosial, seperti kerja sama, kebersamaan, dan toleransi. Dokumentasi dan evaluasi kegiatan ini menjadi penting untuk memastikan keberlanjutan dan pengembangan tradisi khotmil Qur'an sebagai warisan budaya dan spiritual yang berharga. Penelitian ini menyimpulkan bahwa internalisasi nilai-nilai silaturahmi melalui tradisi khotmil Qur'an bagi santri IKSAGA tidak hanya memperkuat hubungan antar pesantren, tetapi juga membentuk identitas kolektif yang solid dan harmonis di kalangan santri. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah perlunya dukungan dan partisipasi aktif dari semua pihak terkait untuk menjaga dan mengembangkan tradisi khotmil Qur'an sebagai sarana memperkuat silaturahmi dan solidaritas antar pesantren.

References

Aini, N. Q Silaturahmi dalam perspektif hadis (Jakarta, Kencana group, 2023) hlm.3

Syaiful, M., Azzahra, A. A., & Ashyar, M. A. (2022).SILATURAHMI MELALUI MEDIA SOSIAL PERSPEKTIF HADIS DENGAN METODE SYARAH BIL RA’YI. Al-Bayan: Journal of Hadith Studies, 1(2), 44-59.

Al Fayyadl, A. F., & Fachory, A. (2023). MEDIA TOLERANSI DAN SILATURAHMI ANTAR UMAT BERAGAMA:. Jurnal Studi Agama dan Masyarakat, 19(1), 56-67.

Fathoni, M. A., & Rohim, A. N. (2019, August).Peran pesantren dalam pemberdayaan ekonomi umat di Indonesia.In Proceeding of Conference on Islamic Management, Accounting, and Economics (pp. 133-140).

Sadali,S.(2020).Eksistensi PesantrenSebagai Lembaga Pendidikan Islam. Atta'dib Jurnal Pendidikan Agama Islam, 1(2), 53-70.

Syafie Abdullah, et.al, ‘’Pengaruh Khataman Al-Qur’an dan Bimbingan Terhadap kemapuan Membaca Al-Qur’an Di MTS Nurul Ihsan Cibinong Bogor”, Jurnal Dirosah Islamiyah, Vol. 2, No. 2, (2020), h.135.

Rasyid, D. (1998). Islam dalam berbagai dimensi. Gema Insani.hlm 28

Karl Mannheim, Ideologi dan Utopia (Menyingkap Kaitan Pikiran dan Politik), terj. F.Budi Hardiman, (Yogyakarta:Kanisius, 19991),hlm.287.

Jurdi, S. (2018). Sosiologi Nusantara: Memahami Sosiologi Integralistik. Kencana.

Thompson, J. B. (2004). Kritik Ideologi Global: Teori Sosial Kritis tentang Relasi Ideologi dan Komunikasi. IRCiSoD

Downloads

Published

2025-12-12

Issue

Section

Articles