MEMBUMIKAN MADZHAB ISLAM NUSANTARA
Kajian Terhadap Kiprah ASWAJA NU Center
DOI:
https://doi.org/10.35132/assyifa.v4i1.1171Keywords:
Islam Nusantara, mazhab, kearifan lokal, moderasi beragamaAbstract
Konsep Islam Nusantara merupakan pendekatan keislaman yang mengakomodasi kearifan lokal dalam praktik beragama tanpa menghilangkan esensi ajaran Islam. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana proses pembumian mazhab Islam Nusantara dilakukan, serta tantangan dan peluang dalam implementasinya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi literatur dan wawancara dengan tokoh agama serta akademisi yang berfokus pada kajian Islam Nusantara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islam Nusantara mengedepankan prinsip wasathiyyah (moderat), akulturasi budaya, serta keberagamaan yang harmonis dalam bingkai keindonesiaan. Implementasi mazhab ini dilakukan melalui pendidikan, dakwah, dan praktik keagamaan yang menyesuaikan dengan tradisi lokal, seperti tahlilan, ziarah kubur, dan berbagai ritual keislaman yang telah membaur dengan budaya masyarakat. Namun, tantangan yang dihadapi meliputi resistensi dari kelompok yang mengusung pemurnian ajaran Islam serta kurangnya pemahaman sebagian masyarakat terhadap konsep Islam Nusantara. Untuk memperkuat eksistensi mazhab ini, diperlukan penguatan kajian akademik, sosialisasi melalui media digital, serta sinergi antara ulama, akademisi, dan masyarakat dalam membangun narasi Islam yang ramah, inklusif, dan sesuai dengan nilai-nilai kebangsaan.
References
Abdullah al-Harari, Izhhar al-‘aqidah al-Sunniyah bi Syarh al- ‘aqidah al- Thahawiyah ( Beirut: Dar al-Masyari’, 1997 )
Abdullah Ibn Nuh, Sejarah Islam di Jawa Barat hingga masa kejayaan kesultanan
Banten, (Bogor, 1961)
Abbas Mahmud al-Miqdad, al-islam fi al-Qorn Isyrin : Hadlirihi wa mustaqbalihi, ( Kairo dar al-Kutub al-Haditsah, 1954 )
Abd al- Rauf Syalabi, Al-Islam fi arkhabil Malayu Wa Manhaj al-Daulah ilaihi, ( Kairo : Maktabah al-Sa’adah : 1395 H )
Ahwani dalam Sarung dan Demokrasi ; Dari NU untuk peradaban keindonesiaan, ( Surabaya ; LTN-NU ; 2008 )
Al-Mas’udi, Muruj al-Dzahab, vol. I, Cet. V, ( Dar al—Fikr; 1393/1973 )
Ahmad Siddik, KH, Khittah Nahdliyyah, ( Surabaya ; LTN-NU, 2005 ),
Ahwani dalam Sarung dan Demokrasi ; Dari NU untuk peradaban keindonesiaan,( Surabaya ; LTN-NU ; 2008 )
Andrew Beatty, Variasi Agama di Jawa ; Suatu pendekatan Antropologi, ( Jakarta ; Raja Grafindo Persada, 2001)
Alwi Sihab, Islam Sufustik ( Bandung ; Mizan, 2001 )
Azumardi Azra, Jaringan Ulama’ Timur tengah dan Kepulauan Nusantara Abad
XVII dan XVIII ( Bandung ; Mizan ; 1998 )
Abu Hamid al-Ghazali, al-Mustashfa min ‘Ilmi-l-Ushul (Kairo: Dar Shadir, 1322 H), vol. 1
Bassam Tibi, Islam and the Cultural Accomodation of Sosial Change yang diterjemahkan oleh Misbah Zulfa Ellizabet, dkk dengan judul Islam, Kebudayaan dan perubahan sosial, ( Yogyakarta; Tiara Wacana, 1999 )
Hasim Asy’ari, Risalah Ahl al-Sunnah wa al-Jama’ah ( Jombang: Maktabah al-Turats,
1418 H )
Ibnu Rajab, Jam’ul Jawa mi’ ; tahqiqi dan ta;’liq Thariq bin Awadhullah bin
Muhammad Cet. II ( Dar Ibnu Jauziyyah, 1420 H)
Ibnu Rajab al-Hanbali, Kasyf al-Kurbah fi washf Ahl al-Ghurbah ( Kairo: Dar al- Maktabah, 1988 )
Ibrahim bin Amir ar-Ruhaili, Mauqif Ahlis Sunnah wal Jamaa’ah min Ahlil Ahwaa’
wal Bida’ (I/63-64)
Ibnu Rusyd, Fashlu-l-Maqal fi ma baina-l-Hikmati wa-sy-Syari'ati mina-l-lttishal (ed.
Muhammad Imarah) (Kairo: Daru-1-Ma'arif, 1984), cet. 2,
Jhons, A.H. Muslim Mystic and Historical writing, Penerj. Taufiq Abdullah, ( Jakarta:1974 )
Moleong, Lekxy, J, Metodologi Penelitian Kualitatif, ( Bandung, Rosda Karya, 1990 )
Meilia Nur Indah Susanti, Statistik Deskriptif dan Induktif ( Yogyakarta, , Graha
Ilmu, 2010 )
Mark R. Woodward menulis buku yang berjudul Islam in Java; Normative Piety and Misticism yang oleh Hairus Salim di terjemahkan dengan Judul Islam Jawa ; Kesalehan Normatif Versus Kebatinan ( Yogyakarta ; LkiS ; 1999)
M. Hasan Mutawakkil Alallah, Membumikan Islam Nusantara, Jawa Pos ( 24 April
2015 )
Mohammad Dahlan, Buku Khaul Sunan Ampel ke-555 ( Surabaya; yayasan Sunan
Ampel ; 1979 )
M..A. Sahal Mahfudh, Nuansa Fiqih Sosial (Yogyakarta: LKiS, 2003]
Said Aqiel Siraj, Islam Sumber Inspirasi Budaya Nusantara Menuju Masyarakat
Muramaddin, ( Jakarta ; LTN-NU ; 2014 ), 203
Soejono dan Abdurrahman, Metode penelitian: Suatu Pemikiran dan Penerapan
(Jakarta: Rineka Cipta, 1997)
Van Leur, J.C. Indonesian Trade and Society, ( Den Haag : W. Van Hoeve, Ltd,
1995 )
Yaqut al-Hamari, Mu’jam al-Buldan, Vol. III, ( Bairut : Dar al-Shadir:1971)



