This is an outdated version published on 2025-05-31. Read the most recent version.

- ANALISIS MA‘ĀNĪ AL-ḤADĪṠ “MAN ‘ARAFA NAFSAHU ‘ARAFA RABBAHU”: PENDEKATAN PSIKOLOGIS TERHADAP KONSEP SELF-AWARENESS

Authors

  • Nur - Raihan IAIN Langsa

DOI:

https://doi.org/10.35132/assyifa.v4i2.1244

Keywords:

ma‘ānī al-ḥadīṡ, self-awareness, psikologi Islam, kesadaran diri, tasawuf

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna hadis “Man ‘Arafa Nafsahu ‘Arafa Rabbahu” melalui pendekatan psikologis dengan fokus pada konsep self awareness (kesadaran diri). Hadis  “Barang siapa mengenal dirinya, maka ia akan mengenal Tuhannya” meskipun tidak ditemukan dalam kitab-kitab hadis sahih, namun sering dijadikan rujukan dalam tradisi tasawuf dan pemikiran Islam sebagai ajakan untuk merenungi hakikat diri sebagai jalan menuju pengenalan terhadap Tuhan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Ma‘ānī al-Ḥadīṡ, yakni mengkaji makna tekstual dan kontekstual hadis, serta mengintegrasikannya dengan teori-teori psikologi modern tentang self awareness, seperti yang dikembangkan oleh Carl Rogers dan Daniel Goleman. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengenalan diri dalam hadis tersebut memiliki makna multidimensional, meliputi aspek spiritual, psikologis, dan eksistensial yang relevan dengan upaya pembentukan kesadaran diri dalam psikologi kontemporer dan ajaran Islam. Dengan mengenali potensi, keterbatasan, dan nilai diri, seseorang dapat membangun hubungan yang lebih bermakna dengan Tuhan, sesama, dan dirinya sendiri. Hadis Man ‘Arafa Nafsahu ‘Arafa Rabbahu” memuat pesan mendalam mengenai pentingnya pengenalan diri (self-awareness) dalam konteks spiritualitas Islam. Pengenalan terhadap nafs (diri) dalam hadis ini tidak hanya bermakna fisik atau psikologis, melainkan juga menyentuh aspek spiritual dan eksistensial.

References

Asy’ Ary, Hasim, Khoirun Nikmah, and Rihab Wit Daryono. “THE INFLUENCE OF ASWAJA TEACHING AND THE SPIRIT OF NATIONALISM ON THE KHILAFAH MOVEMENT IN ISLAM THROUGH SELF-AWARENESS.” Abjadia : International Journal of Education 9, no. 2 (August 15, 2024): 393–407. https://doi.org/10.18860/abj.v9i2.27921.
Bahijah, Ijah, and Aghniawati Ahmad. “PENDIDIKAN BERBASIS MINDFUL DALAM STUDI ISLAM: MENUMBUHKAN KESADARAN SISWA,” n.d.
“Dorar.Net,” n.d.
Dozan, Wely. “SENI DALAM PERSPEKTIF HADIS NABI: Kajian Ma’ani al-Hadis.” Riwayah : Jurnal Studi Hadis 6, no. 2 (October 27, 2020): 323. https://doi.org/10.21043/riwayah.v6i2.7863.
Dr. Muhammad Irfan Helmy, Lc,MA, Sosiologis-Historis Dalam Fiqh Al-Hadits: Kontribusi Asbab Al Wurud Dalam Pemahaman Hadis Secara Kontekstual, n.d.
Fauzi, Achmad, Andewi Suhartini, and Nurwadjah Ahmad. “PENDIDIKAN SEBAGAI UPAYA PENGEMBANGAN KESADARAN DIRI (AL-MA’RIFATUN NAFS).” At-Tajdid : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam 4, no. 01 (June 26, 2020): 21. https://doi.org/10.24127/att.v4i01.1217.
Hamid, Hamid, and Mohamat Hadori Mohamat Hadori. “Teknik Tazkiyatun An-Nafs Dalam Meningkatkan Kesadaran Diri Santri.” Konseling At-Tawazun : Jurnal Kajian Bimbingan Dan Konseling Islam 1, no. 2 (July 7, 2022): 70–79. https://doi.org/10.35316/attawazun.v1i2.2058.
“Hasan and Shah - [AL-NAFS AS THE SELF IN SELF-ESTEEM CONSTRUCT IN H.Pdf,” n.d.
Hasan, Muhammad Nizar, Faris Naufal Ali, and Zulkipli Lessy. “Self Awareness Dalam Perilaku Sosial Altruisme Di Era Sosial Media: Studi Jama’ah Masjid Al-Azhar Yogyakarta,” n.d.
Hasan, Nabilah, and Faisal Ahmad Shah. “[AL-NAFS AS THE SELF IN SELF-ESTEEM CONSTRUCT IN HADITH PERSPECTIVE],” n.d.
Hasbiyallah, Hasbiyallah, and Mahli Nurul Ihsan. “KONSEP PENGENALAN ALLAH (MA’RIFATULLAH) IMPLIKASINYA TERHADAP PENDIDIKAN AGAMA ISLAM.” Jurnal Perspektif 3, no. 1 (June 14, 2019): 1. https://doi.org/10.15575/jp.v3i1.37.
Jaya Wardana, Dodi, Nur Fauziyah, Andi Rahmad Rahim, and Sukaris Sukaris. “MANAJEMEN KONFLIK DENGAN SELF-AWARENESS.” DedikasiMU(Journal of Community Service) 2, no. 4 (December 2, 2020): 632. https://doi.org/10.30587/dedikasimu.v2i4.2063.
Kusumaningsih, Luh Putu Shanti. “Self Awareness Dan Perilaku Pro Lingkungan Dalam Perspektif Islam” 1 (2024).
Lutfiah Zahra, Salsa and Miratul Hayati. “Kondisi Self Awareness Pada Anak Korban Bullying.” JECED : Journal of Early Childhood Education and Development 4, no. 1 (June 29, 2022): 77–87. https://doi.org/10.15642/jeced.v4i1.1854.
“Rizal Safarudin, PENELITIAN KUALITATIF",” n.d.
Saputra, Tomi, and Annisa Wahid. “AL-GHAZALI DAN PEMIKIRANNYA TENTANG PENDIDIKAN TASAWUF.” ILJ: Islamic Learning Journal 1, no. 4 (July 28, 2023): 935–54. https://doi.org/10.54437/iljjislamiclearningjournal.v1i4.1206.
Sari, Marlina Ratna. “Dampak Penyebaran Hadis Lemah Dan Palsu Dalam Tatanan Kehidupan Bermasyarakat.” El-Sunnah: Jurnal Kajian Hadis Dan Integrasi Ilmu 1, no. 1 (December 31, 2020): 99–110. https://doi.org/10.19109/elsunnah.v1i1.7414.
Shalsabilla, Rachmadintha Chantika Putri, Herlan Pratikto, and Akta Ririn Aristawati. “Self injury pada dewasa awal: Bagaimana peranan self awareness?” 2, no. 4 (2023).
Siregar, Syahruddin. “Kriteria Hadistmaudhu’ (Palsu) Menurut Ulama Hadist” 11, no. 02 (2021).
Syed Mohsin, Sharifah Basirah, Che Zarrina Sa’ari, Hasimah Chik, and Sheriza Izwa Zainuddin. “Peranan Muḥāsabah Al-Nafs (Self-Evaluation) dalam Menangani Keresahan Spiritual (Spiritual Distress) The Role of Self-Evaluation (Muḥāsabah Al-Nafs) in Spiritual Distress.” Journal of Usuluddin 50, no. 1 (June 30, 2022): 43–68. https://doi.org/10.22452/usuluddin.vol50no1.3.
Syifa, Manzilu, M Iskandar Rois Shidiq, and Moh Fadhli Bin Lenceng. “KEHUJJAHAN HADITS LA ASHLA LAHU: KAJIAN HADITS MAN ‘ARAFA NAFSAHÛ ‘ARAFA RABBAHÛ” 5, no. 2 (2024).
Wafa, Mohammad Zainul. “Hadis-Hadis Lemah Dan Palsu.” The International Journal of Pegon : Islam Nusantara Civilization 8, no. 02 (December 27, 2022): 107–22. https://doi.org/10.51925/inc.v8i02.70.
Wahid, Annisa, and Lailatul Maskhuroh. “TASAWUF DALAM ERA DIGITAL: Menjaga Kesadaran Spiritual Di Tengah Arus Teknologi.” ILJ: Islamic Learning Journal 2, no. 1 (November 16, 2023): 55–73. https://doi.org/10.54437/iljjislamiclearningjournal.v2i1.1209.
Zulhelmi, Zulhelmi. “METAFISIKA SUHRAWARDI: GRADASI ESSENSI DAN KESADARAN DIRI.” Jurnal Ilmu Agama: Mengkaji Doktrin, Pemikiran, Dan Fenomena Agama 20, no. 1 (June 30, 2019): 102–15. https://doi.org/10.19109/jia.v20i1.3602.

Published

2025-05-31

Versions

Issue

Section

Articles