GERAKAN PADRI DAN DINAMIKA PEMBAHARUAN ISLAM DI MINANGKABAU: PERSPEKTIF SEJARAH DAN SOSIAL
DOI:
https://doi.org/10.35132/assyifa.v4i2.1275Keywords:
Gerakan Padri, Pembaharuan Islam, Minangkabau, Adat Basandi SyarakAbstract
Gerakan Padri abad ke-19 di Minangkabau merupakan gerakan pembaharuan Islam fundamental yang mengubah lanskap sosial-keagamaan melalui konflik internal dan intervensi kolonial. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor historis-sosial kemunculan Padri, dinamika konflik yang melibatkan kaum Adat dan Belanda, dampak gerakan terhadap proses pembaharuan pemikiran dan praktik Islam termasuk interaksinya dengan institusi adat, serta warisan sosial-keagamaan jangka panjangnya di Minangkabau. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan historis-sosiologis, penelitian ini mengkaji sumber primer dan sekunder melalui kritik, interpretasi, dan historiografi untuk membangun narasi yang komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gerakan Padri berakar pada ideologi puritanisme yang diinspirasi dari Wahabisme, berupaya memurnikan praktik Islam lokal dari unsur sinkretis dan adat yang dianggap bertentangan. Meskipun memicu perang saudara yang destruktif, gerakan ini secara signifikan mengakselerasi Islamisasi yang lebih mendalam, yang berpuncak pada formulasi sintesis harmonis "Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah," serta menanamkan semangat anti-kolonialisme dan memberikan inspirasi bagi gerakan pembaharuan Islam berikutnya di Nusantara.
References
Abdullah, T. (1971). Schools and politics: The Kaum Muda Movement in West Sumatra (1927-1933). Cornell Modern Indonesia Project.
Amri, M. Z. (2020). Tuanku Imam Bonjol: Dari gerakan Puritan ke perang anti-kolonialisme dalam historiografi Indonesia. Jurnal Sejarah dan Kebudayaan (JSK), 14(1), 45-67.
Azra, A. (2004). The origins of Islamic reformism in Southeast Asia: Networks of Malay-Indonesian and Middle Eastern 'Ulama' in the seventeenth and eighteenth centuries. University of Hawaii Press.
Dobbin, C. (1983). Islamic revivalism in a changing peasant economy: Central Sumatra, 1784-1847. Curzon Press.
Effendi, R., & Nurdin, L. (2022). Minangkabau bergerak: Dinamika adat, agama, dan negara pasca-Perang Padri. Andalas University Press.
Fathurrahman, O. (2018). Naskah ulama Minangkabau: Sumber kajian Gerakan Padri dan pembaharuan Islam awal abad ke-19. Studia Islamika, 25(3), 509-542.
Hadler, J. (2008). A historiography of the Padri War (1821-1837): The making of an Islamic civil war in West Sumatra. Journal of Asian Studies, 67(3), 873-899.
Hamka. (1967). Ayahku: Riwayat hidup Dr. H. Abdul Karim Amrullah dan perjuangan kaum agama di Sumatera. Djajamurni.
Hamka. (1974). Tuanku Rao: Antara khayal dan fakta. Bulan Bintang.
Harahap, F. (2021). Jejak Wahhabisme dalam puritanisme Gerakan Padri: Analisis tekstual dan kontekstual. Studia Islamika, 26(2), 249-278.
Harahap, R. (2021). Rekonfigurasi lanskap keagamaan Minangkabau: Dari Puritanisme Padri ke Islam moderat kontemporer. Gramedia Pustaka Utama.
Ilham, M. N. (2022). Rekonsiliasi adat dan syarak pasca-Perang Padri: Analisis falsafah 'Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah'. Jurnal Filsafat dan Peradaban, 5(2), 112-130.
Kahin, A. R. (1999). Rebellion to integration: West Sumatra and the Indonesian polity, 1926-1998. Amsterdam University Press.
Laffan, M. F. (2003). New charts for uncertain shores: The Padri War and the Islamisation of the Minangkabau world. Indonesia and the Malay World, 31(91), 305-328.
Lestari, N. F. (2019). Negosiasi identitas perempuan Minangkabau pasca-Perang Padri: Antara tuntutan agama dan realitas adat. Jurnal Studi Perempuan dan Anak, 10(2), 115-130.
Pelly, U. (1994). Urbanisasi dan adaptasi: Peranan misi budaya Minangkabau dan Mandailing. LP3ES.
Putra, A. (2017). Warisan intelektual ulama Padri: Genealogi dan jaringan keilmuan di Minangkabau abad ke-19. Andalas University Press.
Radjab, M. (1964). Perang Paderi di Sumatera Barat (1803-1838). Balai Pustaka.
Ricklefs, M.C. (2008). A history of modern Indonesia since c.1200 (4th ed.). Stanford University Press.
Schrieke, B.J.O. (1955). Indonesian sociological studies: Selected writings of B.J.O. Schrieke, Part One. W. van Hoeve.
Siregar, B.A. (2023). Api dalam sekam: Ideologi Puritan, Gerakan Padri, dan legasinya di Nusantara. Penerbit Lentera Hati.
Suryadi, R. (2023). Memori dan representasi Perang Padri dalam narasi sejarah lokal dan nasional. Analisis Sejarah, 12(1), 45-62.
Van Dijk, K. (2019). The Padri War: A protracted conflict and its impact on Minangkabau society. Bijdragen tot de Taal-, Land- en Volkenkunde (BKI), 175(2-3), 210-235.
Downloads
Published
Versions
- 2025-08-01 (2)
- 2025-07-14 (1)
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 muhammad afif ansori

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



