PENDEKATAN SEMANTIS DALAM STUDI AL-QUR’AN DAN HADIS (ANALISIS KONTEKSTUAL DAN PRAGMATIK DALAM KAJIAN KAWASAN)

Authors

  • Mursidin Institut Agama Islam Qamarul Huda
  • Zaimuddin STIQ Walisongo Situbondo

Keywords:

Semantis, Qur’andan Hadis,, Pragmatik

Abstract

Pendekatan semantis dalam studi Al-Qur’an dan Hadis merupakan metode analisis yang menekankan pemahaman makna kata, frase, dan struktur teks secara mendalam dan kontekstual. Artikel ini mengkaji implementasi pendekatan semantis dalam studi Qur’an dan Hadis kawasan, dengan fokus pada analisis leksikal, konteks sosial-budaya, serta hubungan makna atau pragmatik. Analisis leksikal menelaah makna kata kunci seperti amanah, ‘adl, rahmat, dan ihsan, serta pergeseran maknanya dalam masyarakat berbeda. Analisis konteks sosial-budaya menekankan perbedaan interpretasi teks antara kawasan Timur Tengah dan Asia Tenggara, sedangkan analisis pragmatik menyoroti interaksi makna antar kata dan kalimat untuk menghasilkan pemahaman yang lebih holistik. Pendekatan semantis terbukti memiliki sejumlah keunggulan, antara lain kemampuan menggali makna tersirat, relevansi kontekstual, dan sifat interdisipliner yang memungkinkan integrasi dengan ilmu bahasa, antropologi, dan sosiologi. Metode ini juga menghadapi tantangan, termasuk perbedaan interpretasi antar pembaca, keterbatasan data historis untuk hadis, dan kebutuhan penguasaan bahasa Arab klasik yang mendalam. Dengan menerapkan strategi triangulasi data dan analisis literatur klasik maupun kontemporer, pendekatan semantis mampu memberikan pemahaman yang lebih akurat, relevan, dan adaptif terhadap dinamika sosial dan budaya. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan semantis tidak hanya memperluas cakrawala akademik dalam studi Al-Qur’an dan Hadis, tetapi juga menjembatani nilai-nilai klasik dengan kebutuhan masyarakat modern. Pemahaman holistik ini memungkinkan interpretasi teks yang kontekstual, kritis, dan aplikatif, serta menegaskan bahwa Al-Qur’an dan Hadis adalah teks yang dinamis dan kaya makna. Penelitian ini diharapkan menjadi rujukan metodologis bagi studi Qur’an dan Hadis kawasan, sekaligus mendukung pengembangan praktik keagamaan yang kontekstual dan relevan

References

al-Karīm, Al-Qur’an. QS. al-An‘ām [6]:27; al-Nisā’ [4]:58; al-Anbiyā’ [21]:107. Diakses 13 November 2025. https://quran.com.

Al-Ṭabarānī. Al-Mu‘jam al-Kabīr. Vol. 12. Cairo: Maktabat Ibn Taymiyyah, t.t.

Anas, Mālik ibn. Al-Muwaṭṭaʾ, Kitāb al-Jāmi‘, Ḥadīth No. 987. Beirut: Dār al-Kutub al-ʿIlmiyyah, t.t. Diakses 13 November 2025. https://sunnah.com/urn/415910.

Baharuddin, Sakinah Fitrianti. “Pendekatan Semantik dalam Al-Qur’an (Studi Makna terhadap Ayat-Ayat Kosmologi).” Shaut al Arabiyyah 6, no. 2 (2025): 15–33.

Creswell, John W. Qualitative Inquiry & Research Design: Choosing Among Five Approaches. 4th ed. Thousand Oaks, CA: Sage Publications, 2018.

Darāz, Muḥammad ʿAbd Allāh. Dustūr al-Akhlāq fī al-Qurʾān. Cairo: Dār al-Qalam, 1951.

Fāris, Ibn. Maqāyīs al-Lughah. Vol. 2. Beirut: Dār al-Fikr, 1979.

Hanbal, Ahmad ibn. Musnad Ahmad. Hadis tentang manfaat bagi sesama.

Hidayah, Anis Rofi. “Pendekatan Semantik Terhadap Al Qur’an Dalam Karya Toshihiko Izutsu.” Al-Ashr: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar 3, no. 2 (2018): 23–37.

Izutsu, Toshihiko. Ethico-Religious Concepts in the Qur’an. Montreal: McGill-Queen’s University Press, 2002.

Kerwanto, et al. “Semantik Al-Qur’an Menurut Pandangan Toshihiko Izutsu.” Jurnal Islam Transformatif: Kajian Islam dan Perubahan Sosial 2, no. 1 (2025): 22–40.

Lane, Edward William. Arabic-English Lexicon. Vol. 1. London: Williams & Norgate, 1863.

Mahalli, Jalal al-Din, dan Jalal al-Din al-Suyuti. Tafsir al-Jalalayn. Juz 1 dan 17. Beirut: Dār al-Kutub al-ʿIlmiyyah, t.t.

Muhsinin, Mahmud. “Non-Muslim Scholarly Perspectives on Islam: Toshihiko Izutsu’s Semantic Analysis of the Quran.” Al Hikmah: Jurnal Studi Agama Agama 10, no. 2 (2024): 153–169. https://doi.org/10.30651/ah.v10i2.26460.

Nawawī, Yaḥyā ibn Sharaf al-. Riyāḍ al-Ṣāliḥīn, Bāb 12: Fī al-Iḥsān (Tentang Ihsan). Beirut: Dār al-Kutub al-ʿIlmiyyah, t.t.

Qaraḍāwī, Yusuf. Maqāṣid al-Sharī‘ah al-Muta‘allaqah bi al-Fard wa al-Mujtama‘. Doha: Wizārat al-Awqāf wa al-Shu’ūn al-Islāmiyyah, 1995.

Rāzī, Fakhr al-Dīn al-. Al-Tafsīr al-Kabīr (Mafātīḥ al-Ghayb). Juz 4 dan 21. Beirut: Dār Iḥyāʾ al-Turāth al-ʿArabī, t.t.

Saeed, John I. Semantics. Oxford: Blackwell, 2009.

Wibowo, Teguh Hadi, Khubby Mulyono, Mar’atul Azizah Zahro, dan Ahmad Syauqi Hidayatullah. “The Relational Semantics Of Nafaṡa In The Qur’an: A Study In Light Of Toshihiko Izutsu’s Conceptual Framework.” Journal of Arabic Language and Literature (ALLAIS) 4, no. 1 (2025): 92–105. https://doi.org/10.22515/allais.v4i1.12020.

Downloads

Published

2026-01-20

Issue

Section

Articles