PENGUATAN FUNGSI PARTAI POLITIK SEBAGAI PENCEGAHAN POLARISASI PARTAI POLITIK PADA MASA PEMILU 2024
DOI:
https://doi.org/10.35132/assyifa.v2i2.527Keywords:
Partai Politik, Demokrasi, Polarisasi, Pemilu 2024Abstract
Tahun 2024 akan diadalam pemilihan serentak berdasarkan keputusan KPU RI Nomor 21 Tahun 2022. Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan sejumlah 17 partai lolos dan menjadi peserta Pemilu 2024 pada Desember. Menjelang pelaksanaan pemilu pada Februari 2024 keberadaan partai politik sebagai wadah menampung aspirasi akan semakin penting, dimana fungsi-fungsi partai politik apabila berjalan pastinya dinamika masyarakatnya akan demokratis. Partai Politik harus bisa mengendalikan diri untuk tidak menggunakan cara-cara politik identitas, sehingga membawa polarisasi yang bisa memecah bangsa karena sejatinya pemilu menjadi momen persatuan bangsa
References
Firmazah, Mengelola Partai Politik, Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, Tahun 2008.
Ilham Yuli Isdiyanto, Rekonstruksi Hukum & Ketatanegaraan Indonesia ,Yogyakarta: UII Press, 2017.
Isharyanto, Partai Politik, Ideologi, dan Kekuasaan, Yogyakarta: CV. Absolute Media, 2017.
Jimly Asshiddiqie, Pengantar Ilmu Hukum Tata Negara, Jakarta: Rajawali Press, 2014.
Muslih, dkk, “Peran Partai Politik dalam Penyelenggaraan Pemilu yang Aspiratif dan Demokratif” Justicia Sains: Jurnal Ilmu Hukum, Vol. 06 No. 01 (September 2021).
Pagili Ahmad, “Polarisasi Politik” tersedia di: https://m.kumparan.com/pagili-ahmad/polarisasi-politik-1za0JTT8ppl/1 (diakses pada 12 Juni 2023).
Pascal Wilmar Yehezkiel Toloh “Politik Hukum Peguatan Partai Politik Untuk Mewujudkan Produk Hukum Yang Demokratis”, Jurnal JAPHTN-HAN Volume 2(1) 2023.
Suko Wiyono, “Pemilu Multuparai dan Stabilitas Pemerintahan Presidensial di Indonesia”, Junal Kontisusi, Vol. 11. No 1, (Juni, 2009).
Teguh Imansyah, “Regulasi Partai Politik Dalam Mewujudukan Penguatan Peran dan Fungsi Kelembagaan Partai Politik” Jurnal Rechtsvinding Media Pembinaan Hukum Nasional, Vol. 1 No. 3, (Desember, 2012).
Thomas Meyer, Peran Partai Politik dalam Sebuah Sistem Demokrasi, Jakarta: FES, 2012.



