TRADISI LALABET KEPADA ORANG YANG MENINGGAL DUNIA DI MADURA DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM
DOI:
https://doi.org/10.35132/assyifa.v5i1.1814Keywords:
Kata kunci: Lalabet, Tradisi Madura, Kematian, Hukum Islam, Adat dan SyariatAbstract
Abstrak
Tradisi lalabet kepada orang yang meninggal dunia merupakan salah satu praktik budaya-religius yang masih dijumpai di sebagian masyarakat Madura. Tradisi ini biasanya dilakukan sebagai bentuk penghormatan terakhir, permohonan keselamatan bagi keluarga yang ditinggalkan, serta harapan agar arwah almarhum mendapatkan ketenangan. Namun, praktik lalabet sering menimbulkan perdebatan dalam perspektif hukum Islam, terutama terkait batas antara tradisi yang dibolehkan dan praktik yang berpotensi menyimpang dari prinsip tauhid. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji tradisi lalabet kepada orang meninggal dunia di Madura melalui pendekatan normatif-sosiologis, dengan menganalisis latar belakang historis, bentuk pelaksanaan, nilai sosial-keagamaan, serta penilaiannya dalam perspektif hukum Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa tradisi lalabet dapat diterima dalam Islam apabila dipahami sebagai simbol budaya dan sarana doa kepada Allah SWT, namun menjadi terlarang apabila mengandung unsur syirik, tahayul, dan keyakinan adanya kekuatan selain Allah.
References
Ainorrofiqie, A. (2021). Akuntansi Tradisi Lalabet di Desa Babbalan Kecamatan Batuan Kabupaten Sumenep dalam Perspektif Syariah (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim).
Akilah, U., Safi’e, M., Rahmatullah, I., Fadlan, M. A., & Shobahiyah, Q. (2025). Konektivitas Budaya Dengan Jiwa Keagamaan. Penerbit: Kramantara JS.
Anggie, A. (2022). Makna Dan Fungsi Tradisi Kenduri Pada Peringatan Hari Kematian Bagi Masyarakat Di Kelurahan Sumur Batu Kecamatan Teluk Betung Utara (Doctoral dissertation, UIN RADEN INTAN LAMPUNG).
Arianti, L., Sagila, M., & Yulia, A. I. (2025). Peran Agama Dalam Pembentukan Identitas Budaya Masyarakat Lokal: Kajian Literatur Sistematis. KHAZANAH: Jurnal Studi Ilmu Agama, Sosial dan Kebudayaan, 1(1), 41-50.
Fasira, E. (2025). Interpretasi Masyarakat Tentang Komunikasi Simbolik dalam Ritual Kematian Towani Tolotang di Kelurahan Amparita. J-KIs: Jurnal Komunikasi Islam, 6(1), 159-176.
Hadawiah, H., Sulaeman, S., Ridwan, M., & Norau, M. R. (2024). Tradisi dan Kepercayaan: Eksplorasi Komunikasi Ritual dalam Merajut Kerukunan Komunitas Bugis Towani Tolotang Sulawesi Selatan, Indonesia. Jurnal Pekommas, 9(1), 177-187.
Hannan, A. (2018). Islam moderat dan tradisi popular pesantren: Strategi penguatan Islam moderat di kalangan masyarakat Madura melalui nilai tradisi popular Islam berbasis pesantren. Jurnal Sosiologi Dialektika, 13(2), 152-168.
Huda, S., Fitra, M., Azizzah, N., Abilah, M. A., Al Mubarok, M. U., Ziyadatullah, S. A., & Akmala, T. N. (2025). Nuansa Kajian Islam Dan Budaya Lokal.
Husna, R., & Layyinah, Q. (2025). Harmoni Agama Dan Budaya: Kajian Living Qur’an Tradisi Lolobaran Agung Masyarakat Madura. AL-MUADDIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan, 7(2), 512-526.
Irjaya, M. R. (2022). Makna Ritual Kematian Bagi Keluarga Korban Terdampak Pandemi Covid-19 Di Desa Sumberejo Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri (Doctoral dissertation, IAIN Kediri).
Januarto, A. (2019). Kematian adalah Kehidupan: Metafora konseptual kematian dalam Islam di Indonesia. In Prosiding Seminar Nasional Linguistik dan Sastra (SEMANTIKS) (Vol. 1, pp. 28-42).
Jebadu, A. (2018). Bukan Berhala! Penghormatan Kepada Roh Orang Meninggal.
Rachman, F. (2016). Kompolan Kekerabatan/bani: laboratorium Pendidikan Karakter dan Budaya Religius Masyarakat Madura. KABILAH: Journal of Social Community, 1(1), 1-38.
Syukron Affani, M. S. I., Listiana, H., Nahri, D. Y., Effendy, M. H., Theadora Rahmawati, M. H., Mariyam, S., ... & Ubaidillah, M. F. (2025). Islam dan Budaya Madura Tanèyan Lanjhâng Ilmu Pengetahuan Islam Integratif. UIN Madura Press.
Warits, A. (2022). Agensi Tradisi Lalabet Pesantren Annuqayah Daerah Lubangsa, Guluk-Guluk, Sumenep, Madura Terhadap Nilai-Nilai Moderasi Beragama. Religi: Jurnal Studi Agama-Agama, 18(1), 49-64.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ach Baidlawi Bukhari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



